Membahas Kegagalan Transfer Ke Persebaya Evan Dimas dan Andik Vermansah Angkat Bicara

http://zienwin.net/wp-content/uploads/2019/01/050350000_1547140707-Muly_Munial__Evan_Dimas__Andik_Vermansah-2.jpg

Berita Bola

Zienwin, Surabaya – Evan Dimas dan Andik Vermansah menggelar pertemuan dengan Bonek di salah satu tempat di makan di Surabaya, Kamis (10/1/2019) malam. Ditemani oleh sang agen, Muly Munial, meraka memberi klarifikasi soal pelemik kegagalan transfer ke Persebaya Surabaya.

Evan sudah bergabung ke Barito Putera dan Andik ke Madura United. Polemik muncul setelah manajer Persebaya, Candra Wahyudi, mengungkapkan soal kegagalan transfer kedua pemain itu dalam forum pertemuan dengan Bonek, Minggu (6/1/2019).

Saat itu, Candra menyatakan sudah berkomunikasi dengan Andik. Namun, sang pemain terlanjur bergabung ke Madura United. Hal yang sama juga terjadi pada Evan Dimas. Candra menyatakan sudah memenuhi nilai kontrak yang diminta, namun Evan akhirnya memilih klub lain.

“Soal Evan, kejadiannya kami menunggu terlalu lama dan akhirnya ada yang tidak setuju. Kami sudah beri kesempatan. Saya ingin ketemu tapi tidak berhasil, akhirnya saya pamit bahwa Evan akan menerima klub lain. Manajemen (Persebaya) bilang oke,” kata Muly.

“Soal Andik, dia kalau ke Indonesia hanya mau Persebaya. Kami sepakat (Andik) jangan dihalangi berhubungan langsung dengan mereka (Persebaya). Harus dipahami mereka (Andik dan Evan) adalah pemain profesional. Saya rasa mereka sudah menurunkan harga yang wajar untuk di Indonesia,” imbuh Muly.

“Jujur, saya, Evan, dan Andik ingin bertemu dengan Bonek. Kami ingin mengklarifikasi, tidak ada maksud menyerang manajemen. Kami tahu Persebaya lebih besar dari manajemen, pemain, dan kami menghormati Persebaya.”

Setelah pernyataan Candra keluar, Evan kemudian diserang oleh banyak Bonek di akun media sosial. Pemain berusia 23 tahun itu merasa disudutkan dalam polemik ini karena dianggap tidak loyal dan memilih klub lain.

“Saya diserang lewat akun sosial media, dicemooh. Saya ini orang Surabaya, lahir dan besar di Surabaya. Tapi, kok saya dikata-katai oleh orang Surabaya dan saudara-saudara Bonek? Hati saya nelangsa. Dengan adanya pernyataan seperti itu, seolah-olah saya tidak mau balik ke Persebaya,” kata Evan Dimas.

Sementara itu, Andik merasa sudah bosan berbicara lagi mengenai polemik kegagalan transfer itu. Dia malah merasa tidak melakukan negosiasi dengan Persebaya.

Menurut Andik, justru dua teman dekatnya, Evan dan Hansamu Yama Pranata, yang dihubungi secara intens oleh manajemen Persebaya.

“Saya sudah bosan mendengar seperti ini. Saya klarifikasi. Yang terjadi saya mendengar Evan dan Hansamu melakukan komunikasi dengan manajemen Persebaya. Tapi, saya sudah memberi waktu tiga minggu. Saya ingin masuk Persebaya tapi akhirnya komunikasi itu gagal dan saya komunikasi dengan Madura United,” ujarnya.

Andik dan Evan merupakan pemain yang besar di Surabaya dan jebolan kompetisi internal Persebaya. Sebagai putra asli Surabaya, mereka ingin membela Persebaya musim ini setelah musim lalu sama-sama berkarier di Malaysia.

 

Sumber : Bola.com

By : Zienwin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ZIENWIN © 2018 Frontier Theme